Selasa, 20 Desember 2011

Ketika hati dipersimpangan rasa,,,,,,

huhhhhhh,,sulit memang rasanya melihat kebelakang dimana hati ini masih bersandingkan seseorang yang sekarang sudah tak lagi dalam genggaman,,,,,,
Tak tau berawal dari mana rasa ini bisa menghinggapi. Hingga tak kuasa menahan apa yang ada dalam hati, hingga mampu menghentikan syaraf-syaraf pusat otak ku. Tatapanmu, senyumanmu, tak kuasa aku bendung meluncur langsung ke sistem otakku. Aku hanya meyakini dalam hati, semua ini adalah jalan ku, dimana suatu fase kehidupan yang harus aku lalui, walaupun aku tak tau apa yang akan terjadi pada akhirnya. Setiap hitungan waktu yang aku lalui, selalu terbersit saat-saat indah yang tak bisa hilang dari ingatan. 
Kau merupakan salah satu hal terindah dalam kehidupan ku, dan aku sangat yakini itu dimana Tuhan telah menggariskan semua. Aku yakin semua yang aku rasakan, kamu juga mempunyai rasa yang sama, walaupun kenyataan nya, aku tak bisa dan tak akan pernah bisa mengetahui isi hati mu sebenarnya. Tapi itu tak akan menyurutkan apa yang aku rasakan seperti awal kita berusaha untuk mengerti satu sama lainnya. Walaupun kadang kita lupa akan apa yang telah kita yakini bersama, dan tak ada yang patut di persalahkan dalam hal ini. Memang itu lah,,tidak akan pernah kita mendapatkan kebenaran dari manusia karena apa yang kita anggap benar belum tentu menurut orang lain juga benar. 
Tapi setelah apa yang kita rasakan, aku berfikir apa yang menurut kita baik dan inginkan, belum tentu itu yang kita butuhkan, dan itu baru aku sadari setelah sekian lama mengharapkan semuanya, tapi sekali lagi inilah hidup, hidup adalah pilihan. Tak mungkin ada sebuah hubungan yang hanya didasari dari sebelah pihak dan pihak yang lainnya belum bisa, bukanya kita menjalin hubungan untuk mencari ketenangan dan kesenangan hati pasangan kita?? Bukan malah membuat kita terlalu berlebihan dan terlalu mememtingkan keinginan kita tanpa melihat siapa disana yang ada mendampingi kita.!
Walaupun keputusan yang sangat tidak sejalan dengan hati telah sku putuskan. Sekarang aku sadari sedang berada di persimpangan rasa ini, dimana hati selau terusik dengan sosok kehadiran mu, tapi disisi lain otak ini selalu saja sedikit tak sepaham...!!!!!

Aku hanya seekor belalang tua
Yang lelah mencari arti dari cinta
Kadang aku barsandar berhenti,,
Memandang langit yang tak berujung,,

Kadang mengunyah apa saja yang ada,
Tanpa memikirkan belalang lain disana.
Waktu memang tak bisa diputar,,
dan mugkin ingatan pun tak mungkin bisa di retas kembali
seperti bumi yang merindukan bulan kala malam
seperti tanaman yang merindukan siraman dari pemiliknya

munkin rasa ini hanyalah sebuah rasa yang akan bisa tertiup angin kegundahan 
tetapi ingatlah satu hal yang pelu engkau tahu wahai dewi malam 
menunggu dan menunggu tapi apa yang akan mulai datang rasa kah atau hanya keinginan semu
terkadang hati bimbang tak menentu, ku tatap paras yang dahulu pernah mengisi indahnya hariku
membuat semuanya seperti mimpi yang tertiup angin pagi yang di hembuskan bidadari pagi
tapi ingatlah kau hanya kau yang mampu membuatku terkesan
terpana dan meringis kesakitan karena cinta......
dan mungkin hanya kau lah yang terindah.............




















0 komentar:

Posting Komentar

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites