Tampilkan postingan dengan label Sejarah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sejarah. Tampilkan semua postingan

Rabu, 09 November 2011

Sjafrudin prawiranegara (PRESIDEN KE 2 RI)..??????

Berkas:Sjafrudin prawiranegara.jpg
Sjafrudin prawiranegara

Jakarta - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan M Nuh mengaku jasa Sjafruddin Prawiranegara sudah diajarkan sejak dulu dalam buku pelajaran sejarah. Menurutnya jasa terbesar Sjafruddin adalah saat menjadi Presiden RI tahun 1948 sampai 1949, ketika Yogyakarta jatuh dan Soekarno Hatta ditawan Belanda.
"Sekarang kan juga sudah ada. Kalau dia tidak ada dalam sejarah masa orang tahu bahwa beliau pernah menjadi presiden tahun 1948-1949," ujar M Nuh saat ditemui di kantor Presiden, Jl Medan Merdeka Utara, Rabu (9/11/2011).
Nuh menjelaskan saat kepemimpinan Sjafruddin dianggap sebagai masa transisi. Karena itu Sjafruddin tidak tercatat sebagai Presiden RI kedua, melainkan Soeharto.
"Itu sudah ada dalam sejarah, semua orang tahu itu masa transisi. Maka biarkan sejarah itu berbunyi apa adanya dan itulah yang kita sampaikan ke masyarakat, jangan dikurangi jangan ditambahi. Jadi apa adanya. Jangan sampai nilainya berbeda," tutup Nuh.
Pemerintah mengangkat Sjafruddin Prawiranegara sebagai pahlawan nasional. Peran Sjafruddin Prawiranegara sangat besar pada saat Indonesia dilanda agresi militer Belanda II. Saat itu Yogyakarta jatuh ke tangan Belanda, Soekarno-Hatta ditawan Belanda. Sjafruddin-lah yang ditugasi membentuk Pemerintahan Darurat Republik Indonesia (PDRI) pada 22 Desember 1948 di Sumatera. 
Selama 6 bulan, Sjafruddin menjalankan pemerintahan RI dari dalam hutan belantara. Mereka terus mempropagandakan pemerintahan Indonesia masih ada. Aksi Sjafruddin berhasil, dunia internasional akhirnya memaksa Belanda menghentikan agresi militer mereka. Tanpa PDRI, belum tentu Belanda mau maju ke meja perundingan. Sjafruddin menyelamatkan republik, tapi selama puluhan tahun jasanya seolah terlupakan.

sumber :http://www.detiknews.com/read/2011/11/09/174956/1763983/10/m-nuh-sjafruddin-prawiranegara-presiden-ri-tahun-1948-1949?991101mainnews

Jumat, 04 November 2011

Situs Astana Gede Kawali (Kerajaan Sunda)



Prasasti Kawali I di kawasan kabuyutan Astana Gede, Kawali.

Prasasti Astana Gede atau Prasasti Kawali merujuk pada beberapa prasasti yang ditemukan di kawasan Kabuyutan Kawali, kabupaten Ciamis, Jawa Barat, terutama pada prasasti "utama" yang bertulisan paling banyak (Prasasti Kawali I). Adapun secara keseluruhan, terdapat enam prasasti. Kesemua prasasti ini menggunakan bahasa dan aksara Sunda (Kaganga). Meskipun tidak berisicandrasangkala, prasasti ini diperkirakan berasal dari paruh kedua abad ke-14 berdasarkan nama raja.

Berdasarkan perbandingan dengan peninggalan sejarah lainnya seperti naskah Carita Parahyangan dan Pustaka Rajya Rajya i Bhumi Nusantara, dapat disimpulkan bahwa Prasasti Kawali I ini merupakan sakakala atau tugu peringatan untuk mengenang kejayaan Prabu Niskala Wastu Kancana, penguasa Sunda yang bertahta di Kawali, putra Prabu Linggabuana yang gugur di Bubat.

Teks di bagian muka:
nihan tapa kawa-
li nu sang hyang mulia tapa bha-
gya parĕbu raja wastu
mangadĕg di kuta ka-
wali nu mahayuna kadatuan
sura wisesa nu marigi sa-
kuliling dayĕh. nu najur sakala
desa aja manu panderi pakĕna
gawe ring hayu pakĕn hebel ja
ya dina buana

Teks di bagian tepi tebal:
hayua diponah-ponah 
hayua dicawuh-cawuh
inya neker inya angger
inya ninycak inya rempag

Alihbahasa
Teks di bagian muka:

Inilah jejak (tapak) (di) Kawali (dari) tapa beliau Yang Mulia Prabu Raja Wastu (yang) mendirikan pertahanan (bertahta di) Kawali, yang telah memperindah kedaton Surawisesa, yang membuat parit pertahanan di sekeliling wilayah kerajaan, yang memakmurkan seluruh pemukiman. Kepada yang akan datang, hendaknya menerapkan keselamatan sebagai landasan kemenangan hidup di dunia.


Teks di bagian tepi tebal:

Jangan dimusnahkan!

Jangan semena-mena!

Ia dihormati, ia tetap.

Ia menginjak, ia roboh.



sumber :http://id.wikipedia.org/wiki/Prasasti_Astana_Gede

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites